Pernah mendengar cerita tentang rumah hantu di Manhattan? Pada tahun 1957, Jan Bryant Bartell pindah ke apartemen lantai atas di 14 West 10th Street. Hidupnya langsung menjadi mimpi buruk. Sejak hari pertama, Jan merasakan kehadiran yang tidak menyenangkan di apartemen itu. Pada awalnya, dia menemukan hal-hal yang aneh seperti suara langkah kaki di belakangnya, perasaan ada seseorang melihatnya, dan bau busuk yang berasal dari lantai. Dia mengklaim telah melihat sosok pria besar dan bayangannya mengikutinya di sekitar apartemen.
![]() |
| Photo by Dan Meyers on Unsplash |
Suatu kali, dia mendekati sosok itu dan mengulurkan tangan untuk menyentuhnya. “Apa yang saya sentuh?” Tulisnya. “Zat aneh. Dingin, lembab. Hening seperti kabut rawa. Aku bisa merasakan jemariku membeku di ujungnya. Mati rasa, seperti kesemutan. Dalam sepersekian detik, tercium aroma busuk tak tertahankan, manis manis."
Jan dan suaminya memutuskan untuk membuat catatan, dan Jan mulai mengerjakan buku tentang hal itu. Selama penelitiannya, dia menemukan rumah itu memiliki sejarah yang kelam. Dibangun pada tahun 1850-an, tempat itu dulunya adalah sebuah rumah teras. Mark Twain tinggal di sana selama satu tahun. Mantan penyewa sebelumnya mengaku telah melihat arwahnya, mengenakan jas putih.
Seorang gadis muda mengatakan sosok hantu di apartemen itu pernah berbicara kepadanya, "Nama saya Clemens dan saya punya masalah di sini yang harus diselesaikan." Tetapi Jan tahu bahwa roh yang ditemuinya bukanlah Mark Twain yang ramah. Dia adalah setan yang jahat.
Kejadian demi Kejadian
Pasangan itu meminta bantuan dukun atau orang pintar. Selama proses pemanggilan arwah di apartemennya itu, Jan dirasuki oleh hantu berumur 19 tahun bernama Reenie Mallison, yang mengatakan dia menganggap Presiden Lincoln bertanggung jawab atas kematian suaminya dalam Perang Sipil. Ketika dukun itu meminta agar dia meninggalkan rumah, dia dilaporkan berteriak, “Tidak pernah! Saya tidak akan pernah pergi dari sini, ini rumah saya!”Akhirnya, setelah 12 tahun teror yang tak berkesudahan, Jan dan suaminya melarikan diri dari 14 West 10th Street. Tapi kengerian itu tidak berhenti. Jan mengklaim bahwa rumah itu telah meracuninya, dan bahwa roh jahat telah melekat padanya, mengikutinya ke mana pun dia pergi.
Pada 1973, Jan meninggal dalam keadaan misterius, meninggalkan naskahnya yang belum selesai. Teman-teman menyatukan halaman-halaman itu dan menerbitkannya pada tahun berikutnya dengan judul Spindrift: Spray from a Psychic Sea.
Meskipun Jan telah meninggal, teror belum berakhir; bangunan bersejarah itu masih menjadi rumah bagi 10 penyewa dan keluarga mereka. Lima belas tahun setelah Jan meninggal, rumah itu menjadi tempat terjadinya kejahatan yang mengerikan. Seorang pengacara kelas menengah bernama Joel Sternberg dan pacarnya Hedda Nussbaum pindah ke 14 West 10th Street. Mereka mengadopsi dua anak, seorang anak berusia enam tahun bernama Lisa dan seorang anak lelaki kecil, Mitchell, yang bahkan belum berusia dua tahun.
Setelah malam sebelumnya menggunakan obat-obatan terlarang, Joel secara brutal memukuli Lisa dan Hedda. Pagi berikutnya, Hedda memanggil polisi. Tiga hari kemudian, Lisa kecil meninggal dunia. Mitchell ditemukan dalam kondisi mengerikan, kotor dan terabaikan di tempat tidurnya. Joel Sternberg dihukum karena pembunuhan tingkat pertama dan menjalani hukuman 16 tahun penjara. Dia dibebaskan pada tahun 2004. Ada anggapan yang menyebutkan bahwa Hedda juga terlibat dalam pembunuhan itu, bukan sebagai. Tetapi karena kurangnya bukti, dia tidak pernah didakwa dengan kejahatan apa pun.
Hari ini, 14 West 10th Street dikenal dengan nama yang jauh lebih gelap: "The House of Death." Seorang fotografer bernama Dennis, yang telah tinggal di gedung di seberang jalan selama lebih dari 20 tahun, yakin bahwa kekuatan jahat bersembunyi di balik dinding rumah bersejarah itu. Bahkan, Dennis percaya bahwa aura gelap ini membentang di seberang jalan di sekitar apartemen itu. Ada seorang model yang datang untuk pemotretan sangat ketakutan ketika melihat seorang wanita dalam gaun panjang yang menjuntai. Sehingga mereka melarikan diri, tidak pernah kembali.
Penutup
Setelah kematian Jan Bartlett, Dennis melihat-lihat rak di Toko Buku The Strand, ketika, entah mengapa, buku Jan jatuh dari rak buku dan jatuh tepat di tangan teman kencannya. Sejak itu, dia memiliki beberapa salinan buku Spindrift. Memang banyak sekali cerita rumah hantu di dunia ini, bahkan banyak diantaranya diangkat menjadi film layar lebar. Sosok-sosok gaib yang mendiami suatu bangunan, terutama yang ditinggalkan oleh pemiliknya, entah mengapa menyimpan cerita menariknya tersendiri. Aku harap, rumahmu baik-baik saja.Sumber: the-line-up.com



Posting Komentar